no image

25 May 2026 - 20:28

Sleman, 16 Mei 2026 — Sebagai bagian dari pelaksanaan program Kuliah Kerja Masyarakat (KKM), mahasiswa STBA LIA Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan kelas memasak bertajuk “Learning and Cooking: Bolen Salak Dessert” di Omah Salak Turi, Sleman, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan berhasil menarik antusiasme peserta dari berbagai kalangan.
Sebanyak 13 peserta, yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum, mengikuti kelas memasak yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000 per peserta, peserta memperoleh fasilitas lengkap berupa bahan dan alat memasak, pendampingan instruktur profesional, e-sertifikat, suvenir, serta makanan ringan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi buah salak khas Turi sebagai produk olahan bernilai tambah, sekaligus mendorong pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal masyarakat. Melalui inovasi produk berupa bolen dengan isian selai salak, peserta diajak melihat peluang pengembangan usaha dari komoditas lokal yang selama ini lebih banyak dikonsumsi sebagai buah segar.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mempraktikkan secara langsung proses pembuatan Bolen Salak Dessert di bawah bimbingan instruktur. Selain memperoleh keterampilan baru di bidang kuliner, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai pentingnya inovasi produk lokal sebagai peluang ekonomi kreatif.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran mahasiswa di luar ruang kelas. Melalui kegiatan KKM, mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan akademik, tetapi juga belajar memahami potensi budaya dan ekonomi masyarakat sekitar serta berkontribusi dalam pemberdayaan komunitas.
Koordinator mahasiswa KKM, Siti Rohimah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Proyek KKM ini adalah tindakan nyata dalam menerapkan apa yang kami pelajari di kampus kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa salak dapat menjadi lebih dari sekadar buah segar,” ujar Siti Rohimah.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian e-sertifikat kepada seluruh peserta. Tim KKM STBA LIA Yogyakarta berharap kegiatan ini dapat menginspirasi kolaborasi serupa antara mahasiswa dan pelaku usaha lokal guna mendukung inovasi produk daerah serta penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Melalui kegiatan “Learning and Cooking: Bolen Salak Dessert”, mahasiswa STBA LIA Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi lokal melalui pendekatan edukatif, kreatif, dan kolaboratif. Inisiatif ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pengembangan produk unggulan daerah sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.