no image

25 May 2026 - 14:53

Mahasiswa STBA LIA Yogyakarta kembali menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan pengembangan diri dan kepemimpinan mahasiswa. Kali ini, Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) STBA LIA Yogyakarta tahun 2026, Ludfi Saputra, mengikuti kegiatan Mini Course bertema “Manajemen Konflik: Berani Hadapi, Bijak Menyelesaikan” yang diselenggarakan oleh Unit Konseling Mahasiswa di bawah Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 15.30–17.00 WIB bertempat di Ruang Kelas Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Program ini diadakan sebagai wadah pembelajaran bagi mahasiswa dalam memahami cara menghadapi serta menyelesaikan konflik secara bijak dan konstruktif, baik dalam lingkungan organisasi, perkuliahan, maupun kehidupan sehari-hari.
Mini Course ini terbuka secara gratis bagi seluruh mahasiswa dan menghadirkan berbagai manfaat bagi peserta, di antaranya penambahan wawasan (knowledge), perluasan relasi, materi pembelajaran, e-certificate, serta konsumsi ringan (snack). Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya kemampuan komunikasi, pengendalian emosi, serta strategi penyelesaian konflik yang sehat dan efektif.
Keikutsertaan Ludfi Saputra sebagai Ketua DEMA STBA LIA Yogyakarta menjadi bentuk komitmen mahasiswa STBA LIA Yogyakarta dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan interpersonal. Kemampuan manajemen konflik dinilai sangat penting dimiliki oleh seorang pemimpin organisasi mahasiswa agar mampu membangun komunikasi yang baik, menjaga keharmonisan tim, serta menyelesaikan permasalahan secara dewasa dan profesional.
Selain menjadi sarana pengembangan diri, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk menjalin relasi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta memperluas wawasan mengenai layanan konseling dan kesejahteraan mahasiswa yang disediakan oleh Universitas Ahmad Dahlan.
Partisipasi mahasiswa STBA LIA Yogyakarta dalam kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, demi membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, komunikatif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.