no image

22 October 2026 - 20:26

Yogyakarta, 14 Oktober 2026 — STBA LIA Yogyakarta menyelenggarakan The 1st International Conference on English, Language, Literature, and Culture (ICEL2C) pada Rabu (14/10/2026). Mengusung tema “Language, Culture and Education for Sustainable Future”, konferensi internasional ini menjadi forum akademik untuk mempertemukan para akademisi, peneliti, dan pemerhati bahasa, sastra, budaya, serta pendidikan dalam berbagi gagasan dan hasil penelitian yang relevan dengan tantangan masa depan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan rangkaian acara pembukaan, sambutan, sesi keynote, diskusi panel, sesi paralel, hingga penutupan. Penyelenggaraan konferensi ini merupakan salah satu upaya STBA LIA Yogyakarta untuk memperluas jejaring akademik dan mendorong pertukaran pengetahuan pada tingkat internasional.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, Nugraha Krisdiyanta, S.Pd., M.Hum.; Ketua STBA LIA Yogyakarta, Prof. Erna Andriyanti, S.S., M.Hum., Ph.D.; serta Indonesia Regional Manager of ICCCM, Chyntia Wu. Sambutan tersebut menandai dimulainya forum akademik yang berorientasi pada kolaborasi dan pengembangan ilmu pengetahuan lintas negara.

Sesi keynote menghadirkan tiga pembicara, yaitu Jorge Correa, Ph.D.; Lip Vi Teoh, M.Ed., dari University of Nottingham; serta Prof. Erna Andriyanti, S.S., M.Hum., Ph.D., dari STBA LIA Yogyakarta dan University at Buffalo, State University of New York. Para pembicara memberikan perspektif akademik yang relevan dengan bidang bahasa, sastra, budaya, dan pendidikan dalam kaitannya dengan pembangunan masa depan yang berkelanjutan.

Setelah sesi keynote, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar pandangan, mendalami gagasan para pembicara, serta memperluas wawasan mengenai isu-isu akademik yang dibahas. Rangkaian acara kemudian diteruskan dengan sesi paralel sebagai ruang bagi pemaparan dan diskusi karya ilmiah sesuai dengan bidang kajian masing-masing.

Salah satu agenda lainnya adalah sesi pleno penutupan yang menghadirkan Prof. Carmella Lieske dan Prof. Scott Menking dari Shimane University, Jepang. Keduanya membawakan topik “Increasing University Students’ Willingness to Communicate through Livestreaming Study Abroad Programs”, yang membahas upaya meningkatkan kemauan mahasiswa untuk berkomunikasi melalui program studi ke luar negeri berbasis siaran langsung (livestreaming). Topik ini memberikan perspektif mengenai pemanfaatan pendekatan pembelajaran inovatif untuk mendukung komunikasi mahasiswa dalam konteks internasional.

Melalui ICEL2C perdana ini, STBA LIA Yogyakarta berupaya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mendorong pengembangan keilmuan, pertukaran gagasan, dan kolaborasi akademik lintas institusi. Tema “Language, Culture and Education for Sustainable Future” juga menegaskan pentingnya bahasa, budaya, dan pendidikan dalam membangun masyarakat yang adaptif serta menghadapi tantangan global secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan konferensi internasional ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan forum akademik berkelanjutan yang dapat memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan kualitas penelitian, serta mendorong kontribusi akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan ini, STBA LIA Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan tinggi dan memperkuat keterlibatan dalam komunitas akademik internasional.