
Yogyakarta – STBA LIA Yogyakarta melaksanakan kegiatan seleksi wawancara bagi calon mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2026 pada tanggal 8 dan 10 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi untuk memastikan bahwa calon penerima beasiswa memiliki motivasi, potensi akademik, serta komitmen yang kuat dalam menempuh pendidikan tinggi.
Wawancara dilaksanakan selama dua hari. Pada hari Senin, 8 Juni 2026, sesi wawancara berlangsung pada pukul 08.45–10.00 WIB dan dilanjutkan kembali pada pukul 14.15–15.00 WIB. Sementara itu, sesi berikutnya dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juni 2026, pukul 09.00–11.00 WIB.
Sebanyak 16 calon mahasiswa mengikuti proses wawancara. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, terdiri atas 11 calon mahasiswa dari Kepulauan Mentawai, 1 calon mahasiswa dari Cirebon, 1 calon mahasiswa dari Ciamis, 1 calon mahasiswa dari Tegal, serta 2 calon mahasiswa dari Yogyakarta. Keberagaman asal daerah peserta mencerminkan semakin luasnya jangkauan STBA LIA Yogyakarta dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang berkualitas kepada generasi muda dari berbagai wilayah.
Proses wawancara dilakukan oleh Ketua STBA LIA Yogyakarta, Ibu Nunuk Tri Hapsari, S.S., M.Hum., bersama Wakil Ketua 1 dan 3, Ibu Hilaria Dewi Hapsari, S.S., M.Hum. Selama wawancara, para calon mahasiswa diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan latar belakang pendidikan, kondisi keluarga, serta alasan memilih STBA LIA Yogyakarta sebagai tempat melanjutkan studi.
Beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian dalam wawancara meliputi motivasi kuliah di STBA LIA Yogyakarta, pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berbahasa Inggris di era global, cita-cita dan rencana masa depan, prestasi akademik maupun nonakademik, serta keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler, organisasi, komunitas, kegiatan sosial, maupun keagamaan. Selain itu, tim pewawancara juga menilai hobi dan upaya pengembangan diri peserta, dukungan finansial selama masa studi, kemampuan komunikasi, sikap selama wawancara, serta komitmen dan kemampuan mengelola waktu maupun stres apabila nantinya diterima sebagai mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Melalui proses wawancara ini, STBA LIA Yogyakarta berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai karakter, potensi, dan kesiapan para calon mahasiswa. Hasil wawancara akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan calon mahasiswa yang layak menerima bantuan pendidikan KIP Kuliah Tahun 2026.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada pemerataan akses pendidikan, STBA LIA Yogyakarta terus mendukung program pemerintah dalam memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Diharapkan para calon penerima KIP yang terpilih nantinya dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal untuk mengembangkan potensi diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.