
Yogyakarta – Tiga pengurus dan anggota UKM Persekutuan Mahasiswa Kristen-Katolik (PMKK) STBA LIA Yogyakarta mengikuti Leadership Development Program (LDP) Batch #3 yang diselenggarakan oleh Garda Institute Indonesia pada 28–31 Mei 2026 di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (PTPM) Yogyakarta.
Garda Institute Indonesia merupakan lembaga yang bergerak di bidang kepemimpinan, pengembangan, dan jaringan pemudi-pemuda Indonesia. Melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas, Garda Institute berupaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, kemampuan kepemimpinan yang baik, serta kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa.
Dalam kegiatan ini, STBA LIA Yogyakarta diwakili oleh tiga pengurus dan anggota UKM PMKK, yaitu dan Petrus Adi Putra Apri (NIM 2025101016), Deonesia Jesi (NIM 2025101008), dan Lidia Madelberta Muda (2025101003). Selama empat hari, para peserta mengikuti berbagai sesi pelatihan, refleksi, diskusi, penguatan karakter, hingga kegiatan lapangan yang dirancang untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, dan kepedulian sosial.
Salah satu peserta, Petrus Adi Putra Apri, mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan pengalaman kepemimpinan yang sangat berharga. Menurutnya, salah satu pengalaman paling menantang adalah ketika peserta diajak berdiskusi langsung dengan anggota DPRD DIY mengenai isu keberagaman dan penanganan rasisme di Yogyakarta. Selain itu, peserta juga mengikuti eksperimen sosial di kawasan Malioboro yang menguji mental, kemampuan komunikasi, dan keberanian mereka dalam berinteraksi dengan masyarakat. “Program ini membentuk saya untuk berpikir kritis, berani bertindak di lapangan, dan memiliki kepedulian sosial yang lebih kuat sebagai calon pemimpin,” ungkap Petrus.
Sementara itu, Deonesia Jesi menuturkan bahwa LDP Batch #3 menjadi pengalaman yang sangat luar biasa dan memberikan banyak pelajaran hidup. Ia merasa dilatih untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, bertanggung jawab, totalitas, serta berani menghadapi tantangan. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika peserta diminta berorasi di depan publik di kawasan Malioboro. Meskipun awalnya merasa takut, ia berhasil melakukannya dan memperoleh dukungan dari masyarakat yang hadir. “Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri dan menyadari bahwa saya mampu melampaui batas kemampuan yang selama ini saya pikir tidak mungkin,” ujarnya.
Selain Petrus dan Jesi, Lidia Madelberta Muda, juga turut membagikan kesannya setelah mengikuti program tersebut. Menurutnya, LDP Batch #3 memberikan banyak pembelajaran mengenai kesadaran diri, kedisiplinan, tanggung jawab, totalitas, kepedulian, dan kepercayaan diri. Para peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi langsung dengan anggota DPRD DIY serta mengikuti berbagai latihan yang menantang, termasuk masa silentium yang melatih refleksi diri dan pengendalian diri. Lidia berharap semakin banyak mahasiswa Katolik, termasuk dari STBA LIA Yogyakarta, dapat mengikuti program serupa pada kesempatan mendatang karena banyaknya pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh.
Dalam salah satu agenda program, para peserta juga berkesempatan mengunjungi Gedung DPRD DIY dan berdiskusi dengan anggota DPRD DIY mengenai berbagai isu sosial dan kebangsaan. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang penting untuk memperluas wawasan peserta mengenai kepemimpinan, demokrasi, dan partisipasi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
Partisipasi mahasiswa STBA LIA Yogyakarta dalam Leadership Development Program Batch #3 sejalan dengan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan soft skills mahasiswa, khususnya dalam bidang kepemimpinan dan penguatan karakter. Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan pengembangan diri di tingkat regional maupun nasional, mahasiswa diharapkan mampu menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan kesiapan untuk menjadi pemimpin masa depan.
Semoga pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Leadership Development Program Batch #3 dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk terus bertumbuh, melayani, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, serta lingkungan kampus STBA LIA Yogyakarta.