no image

29 May 2026 - 15:01

Bantul, 24 Mei 2026 – Mahasiswa Kelompok Pengabdian Bantul STBA LIA Yogyakarta melaksanakan kegiatan survei dan wawancara di kawasan Pleret, Bantul, pada Minggu (24/5), sebagai bagian dari persiapan penyusunan materi pelatihan bahasa Inggris bagi pemandu wisata lokal. Kegiatan ini didampingi oleh dosen pembimbing, Bapak Nugraha Krisdiyanta, S.Pd., M.Hum.
Survei dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan materi pelatihan yang relevan dengan potensi wisata dan situs budaya di wilayah Pleret. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris para pemandu wisata lokal sehingga mampu memberikan layanan yang lebih optimal kepada wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.
Dalam kegiatan tersebut, tim mahasiswa melakukan wawancara dengan Mbak Aqiela, perwakilan dari Desa Wisata Bumi Mataram, serta Mbak Sulis, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Diskusi bersama narasumber berfokus pada potensi wisata, kebutuhan pelatihan, serta gambaran praktik kepemanduan wisata di kawasan Pleret.
Selain wawancara, survei lapangan juga dilakukan di Situs Kerta Pleret dan Situs Cagar Budaya Kauman Pleret, yang direncanakan menjadi lokasi praktik dalam pelatihan bahasa Inggris bagi pemandu wisata. Kunjungan ke lokasi tersebut memberikan kesempatan bagi tim untuk memahami secara langsung karakteristik destinasi wisata serta konteks historis yang nantinya dapat diintegrasikan dalam materi pelatihan.
Melalui pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya menyusun materi pembelajaran bahasa Inggris secara teoritis, tetapi juga menyesuaikannya dengan kebutuhan nyata di lapangan. Materi yang dikembangkan diharapkan dapat membantu para pemandu wisata lokal menjelaskan sejarah, budaya, dan potensi wisata Pleret kepada wisatawan secara lebih efektif menggunakan bahasa Inggris.
Kegiatan survei ini menjadi salah satu tahapan penting dalam program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan mahasiswa STBA LIA Yogyakarta. Program tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam mengintegrasikan keilmuan bahasa dengan pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi wisata lokal berbasis budaya.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas wisata, dan masyarakat setempat, STBA LIA Yogyakarta terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pelestarian potensi wisata budaya di wilayah Yogyakarta.