no image

25 May 2026 - 20:20

Pada Rabu, 20 Mei 2026 perwakilan mahasiswa STBA LIA Yogyakarta mengikuti kegiatan Sarasehan Kebangsaan dengan Tema: “Kebangkitan Nasional Generasi Muda: Memperkuat Nilai Kebangsaan di Tengah Dinamika Sosial Kontemporer (Reaktualisasi Nilai-nilai Kebangsaan di Kalangan Generasi Muda)".

Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari bapak rektor Universitas Janabadra, ketua Forpimawa DIY, ketua LLDIKTI wilayah V, penampilan dari Janadance, dan dilanjutkan dengan materi.

Materi pertama diisi oleh Dr. Hari Kusuma Satria Negara, S.E., M.ACC., A.K., CPA. tentang "Kebangkitan Nasional Generasi Muda: Memperkuat Nilai Kebangsaan di Tengah Dinamika Kontemporer". Generasi muda adalah aset penting bangsa yang akan menentukan arah masa depan Indonesia. Kebangkitan nasional sendiri merupakan masa tumbuhnya kesadaran bangsa Indonesia untuk bersatu dan memperjuangkan kemerdekaan. Makna generasi muda tidak lagi diwujudkan melalui perjuangan fisik, melainkan pendidikan, inovasi, prestasi, dan kontribusi nyata dalam menjaga persatuan dan kemajuan bangsa. Lima nilai Bela Negara yaitu Cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban demi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan bela negara. Saat ini, perkembangan teknologi dan media sosial membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Generasi muda berperan sebagai agen perubahan nyata dengan energi, kreativitas, dan inovasinya.

Materi kedua diisi oleh RR. Yudiswara Ayu Permatasari, M.Phil. tentang "Jadi Indonesia di Tengah Budaya Global". Materi kedua ini membahas bagaimana algoritma media sosial seperti TikTok bekerja menyetir selera pengguna berdasarkan waktu dan perhatian yang mereka berikan, bukan sekadar tombol suka. Penting untuk memiliki kendali diri (self-control) yang kuat agar kita tidak sekadar ikut-ikutan tren dan tetap memegang kendali penuh atas keputusan serta karya yang dihasilkan. Kita punya kontrol penuh atas jati diri kita sendiri. Jaga dan simpan itu karena disitulah kita, disitulah Indonesia.