no image

16 March 2026 - 13:27

Yogyakarta – STBA LIA Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan wawancara calon anggota Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) pada Rabu–Kamis, 11–12 Maret 2026, yang bertempat di kampus STBA LIA Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk menjaring mahasiswa yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap upaya pencegahan serta penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Wawancara dilakukan oleh Hilaria Dewi Hapsari, S.S., M.Hum., selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, bersama Yose Rianugraha, S.Pd., M.Hum., Ketua Satgas PPKS periode 2023–2025. Dalam proses wawancara ini, para calon anggota dinilai berdasarkan sejumlah aspek penting, di antaranya motivasi dan komitmen, pemahaman mengenai PPKPT, empati terhadap korban, integritas dan kerahasiaan, kemampuan komunikasi, kemampuan analisis kasus, kemampuan kerja tim, serta kesiapan waktu dan tanggung jawab.
Sebanyak delapan mahasiswa dari Program Studi D3 Bahasa Inggris dan S1 Sastra Inggris mengikuti tahapan wawancara ini. Para peserta tersebut adalah Dyah Puji Lestari, Kolama Choerun Nissa, Andi Himawan Pradipta, Adilla Salsabrina, Lalena Maya A. G., Anisa Diah Wulandari, Fransischa Febriani Tena, serta Pramudya Anggani Narendra.
Melalui proses seleksi ini, STBA LIA Yogyakarta berupaya membentuk tim Satgas PPKPT yang memiliki kapasitas dan kepedulian dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. Keberadaan Satgas PPKPT di perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan, edukasi, penerimaan laporan, serta pendampingan terhadap korban secara profesional dan berkeadilan.
Dengan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari Satgas, STBA LIA Yogyakarta juga mendorong partisipasi aktif sivitas akademika, khususnya mahasiswa, dalam membangun budaya kampus yang saling menghormati, aman, dan mendukung terciptanya ruang belajar yang nyaman bagi semua pihak.