no image

01 June 2016 - 09:03

STBA LIA Yogyakarta. "Membagi informasi eksistensi dan keunggulan STBA LIA Yogyakarta baik secara offline maupun online kepada sebanyak mungkin khalayak telah menjadi komitmen institusi; baik melalui event, kompetisi/lomba, maupun tayangan iklan", sebut Budi Sutrisno, S.Sos. penanggung jawab marketing STBA LIA Yogyakarta. Event SPBPTN tanggal 31 Mei 2016 menjadi salah satu medium pengenalan tersebut.

Dalam event ini, STBA LIA Yogyakarta membagi sekurang-kurangnya 65.000 blocknotes (notes) bukan brosur. Blocknotes dipercaya memiliki nilai lebih dibanding brosur semata. Blocknotes bukan hanya memiliki fungsi informatif namun juga secara nyata dapat dipergunakan untuk mencatat, coret-coret, dll.

Ukuran blocknotes dibuat kecil agar dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam saku kemeja. Ukurannya yang kecil ini, menurut Budi Sutrisno, dirasa lebih praktis untuk dibawa kemana saja, serta untuk mencatat dimana dan apa saja.  Karena ukuran yang pocketly serta fungsinya yang berbeda dibanding brosur semata, dalam distribusinya blocknotes tersebut lebih diterima oleh khalayak. Hampir tidak ada notes STBA LIA Yogyakarta yang terbuang; semua menerima dan menyimpan dengan baik.

"Kemarin bahkan banyak peserta SBMPTN yang bahkan minta notes kami ketika mereka merasa belum kebagian", ucap Koordinator Publikasi Jarot Suryanto, S.Sn. "Ketika kami bagikan di pagi hari jam 6.00, banyak dari mereka langsung menggunakannya untuk coret-coret dalam mempersiapkan diri dengan mengerjakan soal latihan," lanjutnya.

Dengan seragam publikasi dengan tema "LEARN BACK TIME", sebanyak 72 personel membagi blocknotes baik di wilayah Yogyakarta maupun wilayah Jawa Tengah. AD/05/15