Komposisi mahasiswa STBA LIA Yogyakarta tidak hanya terdiri dari fresh graduates (lulusan SMA) namun juga para pekerja/karyawan serta para mahasiswa. Cukup banyak mahasiswa STBA LIA Yogyakarta ternyata telah kuliah di perguruan tinggi lain di Yogyakarta, yang biasa diebut kuliah dobel. Trend kuliah dobel di STBA LIA Yogyakarta semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tahun sebelumnya, jumlah mahasiswa kuliah dobel yang hanya kurang dari 10 orang akhir-akhir ini bergerakmendekati angka 30 orang. Hampir seluruh mahasiswa tersebut mengambil S1 Bahasa Inggris kelas sore.
Trend ini sangat mungkin dipengaruhi oleh pergeseran persepktif seseorang terhadap faktor penunjang karier mereka. Para mahasiswa kuliah dobel kebanyakan berpendapat bahwa ijasah S1 yang akan mereka peroleh di perguruan tinggi lain akan berilai lebih jika ditunjang oleh ijasah yang menunjukkan kemampuan seseorang bukan hanya pada skills bahasa Inggris namun juga kemampuan berpikir kritis dan berwacana bahkan berargumen dalam bahasa Inggris. Dengan berbagai kemampuan ini mereka menjadi lebih percaya diri dalam berkompetisi di dunia pekerjaan.
Latar belakang perkuliahan para mahasiswa tersebut juga bervariasi. Beberapa dari mereka berlatar belakang ilmu sosial seperti Ekonomi, Hukum, Psikologi, dan Sospol (khususnya Hubungan Internasional). Terdapat pula beberapa dari mereka yang berlatar belakang ilmu pasti seperti Teknologi Informasi, Teknik Perindustrian, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Biologi, dan lain-lain.
Mengapa harus menempuh S1 Bahasa Inggris? Tidakkah kursus bahasa Inggris cukup? Menurut beberapa dari mereka kursus bahasa Inggris tentu baik. Namun, cakupan ilmu dan kompetensi praktisnya tentu berbeda dengan bangku perkuliahan. Selain itu, mendapatkan degree lebih dari satu tentu dapat meningkatkan self-esteem seseorang yang pada gilirannya dapat memacu perkembangan karier untuk menjadi lebih baik. AD.06.14