Supporting Units



Statistic


Dalam masa pandemi Covid 19 ini banyak perguruan tinggi yang sedikit gagap untuk menentukan mode/model perkuliahannya. Penyebabnya tentu tidak tunggal, namun penyebab utama tetap rasa was was terhadap virus Covid 19 yang sampai kekinian belum menunjukkan gejala penurunan dari segi jumlah penderita.

Banyak perguruan tinggi karena kekhususan bidang ilmu/letrampilan/studi mau tidak mau memerlukan kehadiran mahasiswanya di kampus khususnya perguruan tinggi vokasi Mata kuliah praktek misalnya tentu kecil kemungkinan untuk dilaksanakan secara mandiri ataupun online. Mata kulah praktek/praktikum sangat sulit pula dilakukan di luar kampus tanpa responsi dosen.  Jadi, di tempat lain terdapat mahasiswa yang masih gamang kembali ke Yogyakarta untuk memulai kuliah di kampus. Mereka masih khawatir akan kemungkinan penularan virus selama perjalanan. Selain itu, mereka mungkin terkendala syarat perjalanan yang sedikit rumit dan costly. Tiket tentu tidak murah. Disamping itu, mereka yang datang dari luar daerah terutama dari zona merah atau zona PSBB biasanya diminta isolasi mandiri selama beberapa hari. Protocol sedikit rumit dan juga costly. lHal ini menjadi kendala kuliah tatap muka untuk mahasiswa yang belum bisa datang ke Jogja.

Yang kedua, di Yogyakarta, banyak mahasiswa yang tetap tinggal di kos-kosan, tidak mudik serta tidak pergi kemana-mana. Mereka tetap berada di rumah kos selama beberapa bulan terakhir ini. Selama ini para mahaiswa terpantau sehat sehat dan tidak kurang suatu apapun. Jika demikian, tentu mereka yang tetap tinggal di Jogja ini siap melaksanakan perkuliahan face to face atau offline dengan datang ke kampus. 

 

Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, STBA LIA YOGYAKARTA menetapkan kuliah DUAL MODEL.

1. Bagi mahasiswa yang selama ini tetap berada di Yogyakarta, diperkenankan mengikuti kuliah tatap muka di kampus dengan tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan pihak kampus. Dalam pelaksanaan kuliah, satu ruang kelas dibatasi hanya untuk 10 mahasiwa. Jika satu kelas ada 16 mahasiswa yang datang, maka kelas dibagi dua. Setiap kelas difasilitasi dengan teknologi sehingga komunikasi/interaksi dengan dosen yang sedang mengajar tetap bisa dijalankan. 

2 Untuk mahasiswa yang belum bisa datang ke Yogyakarta dapat mengikuti streaming perkuliahan dari kota masing-masing sesuai jadwal kuliah untuk setiap kelas.

3. Seluruh proses belajar mengajar di manage menggunakan LMS Schoology untuk proses asynchronous nya dan Zoom plus YouTube streaming untuk synchronous nya. 

4. Interaksi kontinual dalam bentuk tulisan/teks difasilitasi dengan www.pcsystem.web.id. Mahasiswa dan dosen secara online terhubung melalui wadah pembelajaran yang www.pcsystem.web.id.

5. Dosen akan selalu menyedialan excerpt perkuliahan dalam bentuk video yang diupload di YouTube. Mahasiswa yang karena  suatu hal tidak bisa mengikuti kuliah dapat mempelajari isi perkuliahan di YouTube STBA LIA Yogyakarta.

6. Kuliah diberikan sesuai jadwal. Kuliah di kelas dapat disimak bersamaan dari seluruh penjuru Nusantara. Except nya dapat dilihat di YouTube, bahan bahan dan tes dapat diakases di Schoology, komunikasi tulis yang asynchronous dijalanlan di www.pcsystem.web.id.

 

Point point tersebut adalah saripati dari proses kuliah DUAL MODE di STBA LIA YOGYAKARTA. Kami siap menyongsong semester baru 2020-2021. Sampai jumpa di Mall of Languages, STBA LIA YOGYAKARTA.