• trempl
    How Do We Live in a VUCA World?

    Have you heard the terms "VUCA World"? What is VUCA World? VUCA berasal dari kata "Vulnerable, Uncertainty, Complexity and Ambiguity" yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai Rapuh, Tidak pasti, Rumit dan Rancu. Sebuah situasi dan kondisi yang tampaknya sedang terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dunia business saat ini -apapun itu bidangnya- nampaknya sedang dilanda ketidakpastian. Tidak ada satu perusahaan atau bidang usaha manapun yang bakalan terjamin dapat lolos dari gelombang VUCA yang saat ini sedang menggoncang dunia. Banyak perusahaan besar tidak dapat menghindar dari goncangan VUCA. Bagaimana dengan dunia pendidikan? Dunia pendidikan baik di sektor formal dan non-formal tidak bisa mendapatkan jaminan pasti bahwa akan selalu aman dan berjaya dan terhindar dari badai VUCA. Dunia telah berubah, ekonomi berubah, politik berubah, bisnis berubah, kompetisi berubah, perilaku konsumen berubah. Semua perubahan itu sangatlah mempengaruhi semua bidang bisnis, termasuk "bisnis" pendidikan. Mau tidak mau kita semua yang bergerak di bidang pendidikan harus ikut menyesuaikan dan mencari cara untuk dapat terhindar dari gelombang badai VUCA. Terus apa yang harus kita lakukan? Pambudi Sunarsihanto, Direktur Human Capital Departemen Citibank Indonesia merekomendasikan tips supaya bisa siap menghadapi VUCA World. Menurut beliau, ternyata kita bisa menghadapi VUCA dengan menerapkan "VUCA" yang berbeda yaitu Visionary Leader, Unleash The Hidden Potentials, Change Agent dan Agility Builder. Dengan menjadi leader yang siap dengan segala tantangan masa depan, menggali semua potensi yang terpendam dan mengoptimalkan potensi tersebut, mengubah fokus kita dari masa sekarang ke masa depan, dan keberanian serta kemauan untuk belajar hal-hal yang baru akan membuat kita lebih siap menghadapi dunia VUCA. So, VUCA World? Siapa takut!! (Hillary/050418)

    Read more
  • trempl
    Diklat Bahasa Inggris: Speaking Skills & Test Preparation

    STBA LIA Yogyakarta membuka Program Diklat Bahasa Inggris: Speaking Skills & Test Preparation (Speaking Academic, Presentation, TOEFL). Program ini merupakan program yang ditempuh dalam 1 semester, terdiri dari 20 sks, dan didesain secara khusus untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris sekaligus meningkatkan skor test kemampuan bahasa Inggris. Peserta yang mengikuti program Diklat ini akan dibekali ketrampilan khusus seperti ketrampilan berbicara topik umum; kemampuan berdiskusi topik-topik khusus; kemampuan Public Speaking seperti menyampaikan pidato persuasif, pidato informatif, menjadi moderator; kemampuan grammar, vocabulary dan pronunciation; dan kemampuan tes standar TOEFL. Adapun fasilitas yang diberikan adalah kelas nyaman ber-AC, laboratorium Multimedia, Pre-test dan Post-test PBT gratis, hotspot internet gratis, dan jaket almamater. Kontribusi yang harus dibayar cukup terjangkau. Cukup dengan membayar Rp. 2.750.000,- saja, peserta dapat mengikuti Diklat 1 semester ini. (Hillary/040318)

    Read more
  • trempl
  • trempl
    Bullying atau Mobbing?

    Akhir-akhir ini marak berita tentang tindak bullying di salah satu perguruan tinggi swasta di wilayah Depok, Jawa Barat. Menilik video yang telah viral, juga mencermati berbagai berita yang ada, maka ternyata pelaku dari apa yang disebut bullying lebih dari satu orang. Jika praktek tercela tersebut dilakukan oleh satu orang maka, by definition, istilah bullying dapat disematkan. Namun, jika bullying atau “perundungan” tersebut dilakukan oleh banyak orang tentu itu lebih serius daripada bullying itu sendiri - itu mobbing. Bullying merupakan aktifitas seseorang yang menggunkan kekerasan, ancaman, atau pemaksaan untuk menyalahgunakan, mengintimidasi, atau secara agresif mendominasi orang lain. Perilaku bullying terjadi berulang-ulang dan bahkan dapat menjadi praktek hari ke hari. Bullying terjadi karena adanya satu persepsi oleh yang merasa “kuat” terhadap yang diangap “lemah”. Jadi, terdapat ketidakseimbangan kekuatan sosial atau kekuatan fisik sebagai salah satu syarat praktek perundungan ini. Ketidak seimbangan ini membedakan praktek bullying dengan tindak pertengkaran, percekcokan, pergumulan, duel, dan lain sebagainya. Bullying memiliki....

    Read more
  • trempl
    Makna Kata dan Motif Tindakan Persekusi dari Jaman ke Jaman

    Akhir-akhir ini istilah “persekusi” ramai diperbincangkan di berbagai media off dan on-line. Namun, apakah sejatinya arti kata tersebut? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) persekusi diartikan sebagai berikut. persekusi/per·se·ku·si/ /pérsekusi/ v pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas; Persekusi sejatinya adalah kata benda yang diderivasikan dari kata “memersekusi” yang memiliki makna sebagai berikut. memersekusi/me·mer·se·ku·si/ v menyiksa, menganiaya: tanpa memikirkan lagi keadilan atau kemanusiaan, mereka ~ lawan politiknya bagai iblis (http://kbbi.web.id) Makna kuat kedua kata tersebut terletak pada kata buru, sewenang-wenang, (korban) seseorang/sejumlah warga, sakit, siksa, aniaya, tanpa keadilan, dan tanpa kemanusiaan. Dari rentetan kata-kata tesebut nampak jelas bahwa makna

    Read more
  • trempl
    Sebetulnya, Apa Yang Bisa Dilakukan Lulusan Prodi Bahasa Inggris?

    Sejatinya, bahasa Inggris bukanlah disiplin dengan jalur karir yang spesifik. Oleh karenanya lulusan bahasa Inggris dengan skills yang mumpuni dapat berkarya di beberapa bidang (cair) yang mungkin digeluti seperti: jurnalistik, penerbitan, editor, bidang politik, guru, dosen, pariwisata, perhotelan dan lain sebagainya. Lulusan Program Studi (Prodi) bahasa Inggris yang memiliki banyak keterampilan yang mumpuni dapat diserap pada hampir semua sektor pekerjaan dan pilihannya hampir tidak ada habisnya, sangat tidak terbatas. Keterampilan dan life kills yang dimiliki lulusan prodi bahasa Inggris membuat mereka dalam posisi yang baik untuk berkarir di berbagaisektor seperti Media, Pemasaran dan Periklanan & PR. Keterampilan komunikasi yang kuat, kemampuan untuk “memanipulasi” bahasa dan pemahaman tentang bagaimana merangkul audiens adalah kunci pekerjaan yang dilakukan di sektor-sektortersebut. Teknologi mutakhir juga

    Read more
  • trempl
    Sedikit tentang Pebelajar Generasi Z Dan Pembelajarnya

    Akhir-akhir ini banyak diskursus mengenai klasifikasi/macam generasi, dari generasi Baby Boomers, Generasi X, Generasi Y, dan Generasi Z. Mereka terlahir dalam era/kurun waktu yang berlainan, yang pada gilirannya memerlukan pendekatan yang berbeda dalam proses belajar dan mengajarnya. Generasi Z lahir antara tahun 1995-2010. Kurun waktu kelahiran mereka membawa dampak yang berlainan jika disbanding dengan dampak yang diterima genereasi sebelumnya. Baby Boomers (1945- 1964), Generasi X (1965-1980), dan Generasi Y (1981-1995) tentu mendpati dampak kehidupan dan cara hidup yang berbeda-beda pula. Masing-masing kelompok mungkin berbeda dalam mempertimbangkan tata nilai, tujuan hidup/cita-cita, bahkan tata interaksi. Setiap generasi baru membawa karakteristik atau sifat-sifat yang mungkin lebih longgar disbanding generasi lainnya. Pembeda ini membawa mereka kedalam satu kelompok yang kohesif, kental dan menyatu dengan karakteristik umum yang padu. Karakteristik tersebut mungkin refleksi dari kondisi kondisi ekonomi, norma-norma budaya dan adat istiadat, kemajuan teknologi, peristiwa dunia, semua hal yang berkontribusi dalam membentuk pikiran dan pandangan setiap generasi. Tentu, Generasi baru (Z) maha/siswa tidak sama dengan....

    Read more
  • trempl
    English Proficiency Index Indonesia: Menengah

    Tingkat kemampuan bahasa Inggris Indonesia menurut beberapa laporan hasil penelitian seperti yang dilakukan oleh EF belum cukup baik. Mengingat pentingnya penguasaan bahasa Inggris dalam interaksi antar bangsa khususnya dalam interaksi pekerjaan, maka hal ini mengandung makna bahwa penduduk Indonesia belum benar-benar siap bersaing dengan warga negara lain di ASEAN khususnya dalam penyiapan diri berkompetisi dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) yang kini telah berjalan. Laporan EF 2015 menunjukkan bahawa English Proficiency Index (EPI) Indonesia menempati peringkat ke 32 dari 70 negara yang disurvey. Sebagai gambaran,...

    Read more
  • trempl
    BEASISWA DIKPORA DIY UNTUK MHS BARU DARI DIY

    STBA LIA Yogyakarta diberi amanah oleh Kantor DIKPORA Darerah Istimewa Yogyakarta untuk menyalurkan bantuan beasiswa sebesar RP. 7.500.000; (fresh money) yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru STBA LIA Yogyakarta dari kawasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.*) Beasiswa DIKPORA ini dapat diproses hanya sampai akhir awal September 2016 ini. Bagi mahasiswa baru STBA LIA Yogyakarta yang berasal dari DIY dapat segera menghubungi kampus STBA LIA Yogyakarta sesegera mungkin. Segera mendaftar dan her-registrasi, jangan lewatkan kesempatan ini. *)terms and conditions apply

    Read more
  • trempl
    STBA LIA Yogyakarta Menerima Mahasiswa Pindahan dari Perguruan Tinggi lain

    STBA LIA Yogyakarta menerima mahasiswa pindahan dari Perguruan Tinggi lain, baik swasta maupun negeri dengan syarat-syarat berikut. 1. Mahasiswa dari Perguruan Tinggi lain, baik swasta maupun negeri yang mau pindah ke STBA LIA Yogyakarta dapat pindah hanya pada awal semester ganjil atau genap. 2. Program Studi asal harus telah terakreditasi. 3. Mengikuti Langkah Administratif : Mendaftarkan diri secara on-line melalui www.stbalia-yk.ac.id. Kemudian kami akan menghubungi calon mahasiswa. Setelah mendapatkan informasi lengkap dari petugas pendaftaran STBA LIA Yogyakarta, calon mahasiswa membuat surat permohonan kepada Ketua STBA LIA Yogyakarta paling lambat 2 minggu sebelum dimulainya semester baru (ganjil atau genap) dengan melampirkan :

    Read more
  • trempl
    Lagi, Sastra Inggris atau Pendidikan Bahasa Inggris?

    Memilih jurusan pada tataran pendidikan tinggi memang harus jeli. Demikian juga dalam memilih jurusan yang berhubungan dengan kuliah bahasa Inggris. Studi S1 di Indonesia tentang bahasa Inggris pada intinya dibedakan kedalam dua domain besar, Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris. Ada beberapa pendapat khalayak yang mengatakan bahwa kesempatan kerja keduanya ada bedanya dan ada kesamaannya. Kesamaannya dalah, menurut UU Guru Dan Dosen dan Keputusan MK tahun 2012, bahwa kesempatan/hak seseorang bekerja sebagai guru memang sama diantara keduanya. Baik lulusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Sastra Inggris boleh/legal untuk berprofesi sebagai guru.Namun demikian ada profesi lain yang nampaknya spesifik bagi kedua jurusan tersebut seperti diungkapkan dalam tulisan maupun forum yang link-nya dihadirkan di sini. Silakan ...

    Read more

1 2 3 Next  Last